Cara
Keledai Berbicara
Alkisah, Ahmad menghadiahi Nasrudin seekor keledai.
Nasrudin menerimanya dengan senang hati.
Tetapi Ahmad memberi syarat, Ajari terlebih dahulu keledai itu membaca. Dua minggu setelah sekarang, datanglah kembali kemari, dan kita lihat apa yang akan terjadi.
Tetapi Ahmad memberi syarat, Ajari terlebih dahulu keledai itu membaca. Dua minggu setelah sekarang, datanglah kembali kemari, dan kita lihat apa yang akan terjadi.
Nasrudin berlalu, sambil menuntun keledai itu ia
memikirkan apa yang akan diperbuat. Jika dapat mengajari keledai itu membaca,
tentu ia akan menerima hadiah, namun jika tidak, hukuman pasti akan ditimpakan
kepadanya.
Dua minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Ahmed menunjuk
ke sebuah buku besar agar Nasrudin segera mempraktekkan apa yang telah ia
lakukan. Nasrudin lalu menggiring keledainya menghadap ke arah buku tersebut,
dan membuka sampulnya.
Si keledai menatap buku itu. Dan ajaib!! Tak lama kemudian Si Keledai mulai
membuka-buka buku itu dengan lidahnya. Terus menerus, lembar demi lembar hingga
halaman terakhir. Setelah itu, si keledai menatap Nasrudin seolah berkata ia
telah membaca seluruh isi bukunya.
Demikianlah, kata Nasrudin, Keledaiku sudah membaca
semua lembar bukunya. Ahmed merasa ada yang tidak beres dan mulai
menginterogasi, Bagaimana caramu mengajari dia membaca ...?Nasrudin berkisah, Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran-lembaran besar mirip
buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar
membalik-balik halaman untuk bisa makan biji-biji itu, kalu tidak ditemukan
biji gandumnya ia harus membalik halaman berikutnya. Dan itu ia lakukan terus
sampai ia terlatih membalik - balik halaman buku itu.
Tapi, bukankah ia tidak mengerti apa yang dibacanya?
tukas Ahmed . Nasrudin menjawab, Memang demikianlah cara keledai membaca, hanya
membalik-balik halaman tanpa mengerti isinya.
Jadi kalau kita juga membuka - buka buku tanpa mengerti isinya, berarti kita sebodoh keledai, bukan? kata Nashrudin dengan mimik serius .
Jadi kalau kita juga membuka - buka buku tanpa mengerti isinya, berarti kita sebodoh keledai, bukan? kata Nashrudin dengan mimik serius .
Pernah baca, di kelas X juga! Tulis saja yang orisinal. Saya yakin Anda bisa!
BalasHapus